Semua perbedaan ada disini

Perbedaan Air Ketuban dan Keputihan

Ibu hamil muda banyak mengalami perubahan hormon serta hal-hal yang terasa asing dengan gejala yang terus berubah di setiap bulannya. Perbedaan air ketuban dengan keputihan yang sesaat lagi akan dibahas, perlu diketahui saat anda sedang hamil agar diketahui sejak dini dan dapat bertindak dengan benar secepatnya.


Air Ketuban

Pengertian air ketuban adalah cairan (amnion) yang terdapat dalam ruangan yang diliputi selaput janin dan makin tua kehamilan maka makin turun berat jenisnya. Air ketuban berfungsi sebagai pelindung janin dari trauma akibat benturan, mencegah tali pusat dari kekeringan, sebagai cadangan cairan dan sumber nutrien bagi janin untuk sementara, memungkinkan janin bergerak lebih bebas, membantu sistem pencernaan janin, dan menjadi inkubator dalam menjaga kehangatan sekitar janin.

Keputihan

Pengertian keputihan adalah sekresi vaginal pada wanita yang dapat digolongkan menjadi keputihan normal dan keputihan abnormal. Keputihan normal (fisiologis) biasanya terjadi pada setiap bulan yang muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun pada masa subur. Keputihan abnormal (patologis) disebabkan oleh infeksi yang dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan sekitarnya.

Perbedaan Air Ketuban dan Keputihan

Ciri cairan ketuban normal adalah bening tidak berwarna atau berwarna agak putih keruh seperti air cucian beras, berbau khas, cairan merembes keluar dari vagina tidak terasa dan tidak dapat ditahan oleh ibu hamil, bahkan ada yang disertai kontraksi rahim dan ada yang tidak.

Ciri keputihan normal pada ibu hamil adalah bertekstur encer atau kental, berwarna putih agak bening campur putih seperti susu, bisa juga kekuningan, tidak gatal, tidak berbau. Ciri keputihan tidak normal adalah berbau, berwarna hijau, kuning atau putih susu seperti keju, dan disertai gatal bahkan panas pada kulit daerah genital.

Untuk memastikan apakah ketuban atau bukan maka lakukan test dengan kertas lakmus, jika cairan menyebabkan kertas lakmus merah berubah warna menjadi biru (basa) maka cairan tersebut adalah cairan ketuban, sedangkan jika kertas lakmus tetap berwarna merah, maka cairan tersebut bisa saja urin atau lendir dari vagina.

Perbedaan Air Ketuban dan Keputihan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Agus Kurnia