Semua perbedaan ada disini

Perbedaan Bunga dan Bagi Hasil

Jika anda akan melakukan bisnis yang melibatkan modal orang lain atau bank, ada baiknya untuk mempelajari perbedaan bunga dengan bagi hasil berikut ini. Hal ini berguna agar bisnis yang anda jalankan sesuai dengan syariat islam dan anda akan mendapatkan keuntungan dunia yang sementara maupun akhirat yang selamanya.


Bunga

Pengertian bunga adalah imbal jasa atas pinjaman uang. Persentase dari pokok utang yang dibayarkan sebagai imbal jasa (bunga) dalam suatu periode tertentu disebut "suku bunga".

Definisi lain dari Bunga Bank adalah sejumlah imbalan yang diberikan oleh bank kepada nasabah atas dana yang disimpan di bank yang dihitung sebesar persentase tertentu dari pokok simpanan dan jangka waktu simpanan ataupun tingkat bunga yang dikenakan terhadap pinjaman yang diberikan bank kepada debitur.

Contoh bunga yaitu misalnya pokok utangnya adalah Rp. 200.000 :
  • Utang kartu kredit dimana dikenakan biaya sebesar Rp. 1.000 per harinya maka 1.000/200.000 = 5%/perhari.
  • Obligasi swasta dimana pembayaran kupon bunga pertamanya adalah sebesar Rp 3.000 setelah 6 bulan sejak tangal penerbitan obligasi dan pembayaran kupon keduanya adalah Rp. 3.000 pada saat akhir tahun maka hasilnya adalah : (3.000+3.000)/200.000 = 3%/year.
  • Bunga Deposito yang dibayarkan pada akhir tahun sebesar Rp. 6.000 maka perhitungannya adalah : 6.000/200.000 = 3%/year.

Bagi Hasil

Pengertian bagi hasil adalah pembagian atas hasil usaha yang dibiayai dengan kredit/pembiayaan. Skema bagi hasil dapat diaplikasikan baik pada pembiayaan langsung maupun pada pembiayaan melalui bank syariah (dalam bentuk pembiayaan mudharabah dan musyarakah).

Profit sharing (disebut pula profit-and-loss sharing), yang dijadikan dasar perhitungan adalah profit, yang merupakan selisih antara penjualan/pendapatan usaha dan biaya-biaya usaha, baik berupa harga pokok penjualan/biaya produksi, biaya penjualan, serta biaya umum dan administrasi. Profit sharing dapat diartikan sebagai sistem pembagian keuntungan yang didapat dari suatu usaha.

Contoh bagi hasil yaitu jika Amir menyerahkan modal sebesar Rp. 1.000.000,- kepada Makmur untuk diniagakan. Pada saat perjanjian disepakati bahwa keuntungan akan dibagi 40% untuk Amir dan 60% untuk Makmur, dan keuntungan dibagikan setiap usaha setelah mendapatkan keuntungan (1 kali putaran produksi).

Setelah dilakukan usaha, keuntungan bersih misalnya sebesar Rp. 500.000,- maka keuntungan yang diperoleh masing-masing adalah Amir : 40% x Rp. 500.000 = Rp. 200.000,- dan Makmur : 60% x Rp. 500.000 = Rp. 300.000,-. Dengan keuntungan tersebut, diakhir bisnis uang yang diterima Amir adalah (seluruh modal + bagian) 1.000.000 + 200.000 = Rp. 1.200.000.

Jika bisnis rugi yang bukan diakibatkan oleh kelalaian Makmur, maka kerugian tersebut ditanggung oleh Amir. Untuk mengembalikannya maka komoditi yang ada dijual seluruhnya sehingga menjadi bentuk uang tunai. Dan keuntungan yang telah diperoleh Amir selama ini dihitung menjadi bagian modal dan yang bagian Makmur diserahkan kepada Amir untuk menutupi kerugian pada modal. Jika seluruh komoditi terjual dan memiliki kelebihan dari Rp. 1.000.000,- (modal usaha) maka selebihnya itu dianggap keuntungan dan dibagi sesuai prosentase yang disepakati.

Perbedaan Bunga Bank dan Bagi Hasil

Salah satu perbedaan yang paling penting ialah hukum bunga menurut Islam adalah haram, sedangkan bagi hasil adalah halal.

Penentuan bunga dibuat pada waktu akad dengan asumsi harus selalu untung, sedangkan penentuan besarnya rasio/nisbah bagi hasil dibuat pada waktu akad dengan berpedoman pada kemungkinan untung rugi.

Besarnya presentase bunga berdasarkan pada jumlah uang (modal) yang dipinjamkan, sedangkan besarnya rasio bagi hasil berdasarkan pada jumlah keuntungan yang diperoleh.

Pembayaran bunga tetap seperti yang dijanjikan tanpa pertimbangan apakah proyek yang dijalankan oleh pihak nasabah untung atau rugi, sedangkan bagi hasil bergantung pada keuntungan proyek yang dijalankan. Bila usaha merugi, kerugian akan ditanggung bersama oleh kedua belah pihak.

Jumlah pembayaran bunga tidak meningkat sekalipun jumlah keuntungan berlipat, sedangkan pada sistem bagi hasil jumlah pembagian laba meningkat sesuai dengan peningkatan pendapatan.

Perbedaan Bunga dan Bagi Hasil Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Agus Kurnia