Semua perbedaan ada disini

Perbedaan Arus AC dan Arus DC

Perbedaan arus AC dan arus DC sangat mudah dijelaskan jika dilihat dari bentuk gelombangnya menggunakan Oscilloscope. Namun kita akan membahas dengan lebih detail mengenai perbedaan diantara keduanya secara umum saja.


AC dan DC adalah jenis tegangan atau arus listrik dengan sifat, karakteristik, dan bentuk gelombang yang berbeda, namun satuan dan besarannya sama yaitu Volt untuk satuan tegangan, Ampere untuk satuan arus, dan Watt untuk satuan daya.

Arus AC (bolak-balik)

Arus AC kependekan dari Alternating Current yang artinya arus bolak-balik. Arus AC memiliki dua polaritas yang berubah-ubah dari polaritas yang lebih tinggi ke polaritas yang lebih rendah dalam satuan waktu. Dengan demikian tegangan AC memiliki phase dan frekuensi misalnya 60 Hz (60 cycle per detik) dan 50 Hz (50 Cycle per detik). Polaritas tersebut diukur dari titik Netral.

Berdasarkan penggunaan jumlah phase-nya tegangan AC terdiri dari satu phase yaitu Phase, Neutral, dan Ground. Kemudian kedua adalah tegangan AC tiga phase yang terdiri dari Phase R, Phase S, Phase T, Neutral, dan Ground.

Contoh sumber tegangan AC ialah pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), dan lainnya. Besar tegangan AC dari PLN adalah 220 – 240 Volt, frekuensi 60 Hz.

Contoh peralatan yang menggunakan sumber arus AC yaitu lampu penerangan, televisi, kulkas, pompa air, bor listrik, komputer, gergaji mesin, kipas angin, printer, amplifier, setrika, dan sebagainya.

Arus DC (searah)

Arus DC (Direct Current) artinya arus searah, yaitu memiliki polaritas yang tetap yakni positif, nol, dan negatif. Tegangan DC tidak memiliki phase dan arus yang mengalir pun selalu dari polaritas yang lebih tinggi ke polaritas yang lebih rendah yakni dari positif ke negatif, dari positif ke nol, atau dari nol ke negatif karena polaritas nol lebih tinggi dari polaritas negatif.

Contoh sumber arus DC yaitu battery (Accu/Accumulator) cair yang mengandung asam H2So4, battery kering, solar cell, dan adaptor.

Contoh peralatan yang menggunakan sumber tegangan DC yaitu handphone, mainan anak, kalkulator, kamera digital, handycam, lampu senter, remote control, jam tangan, dan sebagainya.

Perbedaan Arus AC dan Arus DC

Perbedaan arus AC dan DC yang paling mendasar adalah bentuk gelombang dan polaritas sehingga sifat dan karakterisitk peralatan yang menggunakan sumber tegangan AC akan sangat berbeda dengan peralatan yang menggunakan sumber tegangan DC.

Perbedaan Arus AC dan Arus DC Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Agus Kurnia